KONSTRUKTIVISME
A. Asal Usul Konstruktivisme
Gagasan pokok
kunstruktivime sebenarnya dimulai oleh Giambatista Vico, seorang epistimolog
dari Italia. Pada tahun 1710 Giambatista Vico mengungkapkan filsafatnya “Tuhan
adalah pencipta alam semesta dan manusia adalah tuan dari ciptaannya”. Bagi
vico bahwa pengetahuan selalu merujuk kepada struktur konsep yang dibentuk.
Konstruktivisme
merupakan salah satu aliran filsafat pengetahuan yang menekankan bahwa
pengetahuan kita merupakan hasil konstruksi (buatan) kita sendiri. Alat atau
sarana yag tersedia bagi seseorang untuk mengetahui sesuatu adalah
indranya. Menurut konstruktivisme pengetahuan adalah dalam diri seseorang yang
sedang mengetahui. Pengetahuan tidak dapat dipindahkan begitu saja dari otak
guru ke kepala siswa, tetapi siswa sendirilah yang harus megartikan apa yang
telah diajarkan dengan menyesuaikan terhadap pengalaman-pengalaman mereka yag
dimiliki sebelumnya.